Muhammadiyah dan Politik: Dilema Antara Keep Close dan Keep Distance

Authors

  • Ma'mun Murod Al-Barbasy Pusat Studi Islam dan Pancasila (PSIP) Universitas Muhammadiyah Jakarta Jl. KH. Ahmad Dahlan Cirendeu Ciputat Jakarta Selatan 15419

DOI:

https://doi.org/10.30631/kontekstualita.v34i02.40

Keywords:

menjaga jarak, mendekat, khittah

Abstract

Muhammadiyah dilahirkan bukan sebagai organisasi politik. Namun karena dominasi perspektif di Muhammadiyah yang menganggap Islam sebagai agama dan juga Negara, maka praktis sejak kelahirannya hingga saat ini Muhammadiyah tak mampu melepas sepenuhnya dalam relasinya dengan politik. Dalam relasinya dengan politik, Muhammadiyah selalu mengalami pasang surut, yang dapat ditilik dari sejarah perjalanan panjang Muhammadiyah sejak lahir pada tahun 1912 hingga saat ini. Adakalanya mencoba untuk menjauh dari kekuasaan dengan berusaha menjaga jarak yang sama, namun adakalanya berusaha mendekat dengan berusaha menjaga kedekatan yang sama dengan semua kekuatan politik yang ada.

Downloads

Published

2018-03-01

Issue

Section

Articles