KONSEP AQIDAH GURU QADIR MAHYUDDIN DALAM KITAB LUQTHAH AL-BUGHYAH
DOI:
https://doi.org/10.30631/njr1em18Keywords:
Aqidah, Ahlu As-sunnah wa Al-jama’ah, Guru Qadir MahyuddinAbstract
Kajian tentang aqidah Ahlu As-Sunnah wa Al-Jama’ah di Indonesia umumnya lebih menyoroti tokoh-tokoh besar berskala nasional, sementara kontribusi ulama lokal dalam membumikan aqidah tersebut masih relatif kurang mendapat perhatian akademik. Artikel ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan: bagaimana konsep aqidah yang dikembangkan oleh Guru Qadir Mahyuddin dalam kitab Luqthah al-Bughiyah dan apa kontribusinya dalam membumikan aqidah Ahlu As-Sunnah wa Al-Jama’ah di Jambi? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka (library research) dengan jenis studi tokoh. Data diperoleh dari karya utama Guru Qadir Mahyuddin Luqthah al-Bughiyah Syarh ‘Ala Matni al-Jauharah serta literatur pendukung yang relevan, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif-analitis dan analisis isi untuk mengungkap struktur pemikiran aqidah, kecenderungan teologis, serta konteks sosial-keagamaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru Qadir Mahyuddin secara tegas berpijak pada teologi Asy‘ariyah dalam kerangka Ahlu As-Sunnah wa Al-Jama’ah, dengan menekankan keseimbangan antara wahyu dan akal, dimensi zahir dan batin, serta integrasi antara aqidah, fiqh, dan tasawuf. Kontribusi utama Guru Qadir terletak pada kemampuannya membumikan aqidah Ahlu As-Sunnah wa Al-Jama’ah melalui penulisan kitab berbahasa Arab-Melayu, pengkaderan santri, dan penguatan pendidikan tauhid di pesantren, sehingga ajaran aqidah dapat dipahami secara moderat dan kontekstual oleh masyarakat lokal. Secara akademik, penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian pemikiran aqidah Islam Indonesia dengan menempatkan ulama lokal sebagai aktor penting dalam transmisi dan pelestarian teologi Ahlu As-Sunnah wa Al-Jama’ah.
Kata Kunci: Aqidah, Ahlu as-Sunnah wa al-Jama'ah, Qadir Mahyuddin



