ANALISIS PENAFSIRAN FAZLURRAHMAN DAN MASDAR F. MAS’UDI TENTANG ZAKAT DAN PAJAK

  • Umniyatis Sholihah Hastriana Sekolah Teknik Malang

Abstract

Zakat merupakan kewajiban bagi umat Islam yang ditegaskan dalam al-Qur’an. Zakat termasuk pula dari rukun Islam. Namun, umat Islam selain berkewajiban membayar zakat, berkewajiban pula membayar pajak. Zakat perintah dalam Islam yang wajib ditunaikan, sedangkan pajak merupakan ketentuan Undang-Undang yang wajib dipatuhi sebagai warga Negara yang baik. Karena itu, muncul pemikiran tentang hukum dua kewajiban membayar zakat dan pajak sekaligus bagi umat Islam. Menurut Fazlurrahman, zakat adalah pajak. Artinya, sistem perpajakan harus dimasukkan ke dalam naungan zakat dengan mengubah strukturnya karena hanya zakat yang ditetapkan sebagai pajak dalam al-Qur’an. Sedangkan menurut Masdar F. Mas’udi, zakat adalah ruh dari pajak. Jadi, apabila seseorang meniatkan membayar zakat ketika mengeluarkan pajak, maka orang tersebut sudah dikatakan membayar zakat. Selain itu, membayar dua kewajiban bagi seorang muslim sangat memberatkan dan tidak mencerminkan nilai kemaslahatan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-06-04
How to Cite
HASTRIANA, Umniyatis Sholihah. ANALISIS PENAFSIRAN FAZLURRAHMAN DAN MASDAR F. MAS’UDI TENTANG ZAKAT DAN PAJAK. ILTIZAM Journal of Shariah Economic Research, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 84-106, june 2018. ISSN 2598-2540. Available at: <http://e-journal.lp2m.uinjambi.ac.id/ojp/index.php/iltizam/article/view/111>. Date accessed: 19 sep. 2019. doi: https://doi.org/10.30631/iltizam.v2i1.111.