ANAK DAN TERORISME: SANKSI DAN PERLINDUNGAN HUKUM DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA

  • Iqbal Kamalludin Universitas Diponegoro

Abstract

Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk mendiskusikan sanksi pidana terkait aksi terorisme dan upaya perlindungan hukum terhadap anak pelaku tindak pidana terorisme dalam sistem hukum pidana di Indonesia. Tulisan ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Bahan hukum primer yang digunakan berupa UU No. 5 Tahun 2018 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Tulisan ini menyimpulkan, keterlibatan anak-anak dalam aksi terorisme merupakan korban dari rangkaian proses terorisme. Sebagai upaya perlindungan, dalam Pasal 16 A menyebutkan bahwa bagi pelaku yang membuat anak terlibat sebagai pelaku tindak pidana terorisme,ancaman pidananya ditambah 1/3 (sepertiga) dari hukuman yang dijatuhkan. Terdapat sanksi pidana seumur hidup dan pidana mati bagi pelaku terorisme yang hanya bias dijatuhkan bagi anak pelaku tindak pidana terorisme (yang dalam jangka umur 12 – 19 tahun) adalah pidana penjara paling lama 10 tahun.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buku
Rahardanto, Michael Seno.Mengkaji Sejumlah Kemungkinan Penyebab Tindak Terorisme: Kajian Sosio-Klinis
Soetriadi, Ewit.2008. Kebijakan Penanggulangan Tindak Pidana Terorisme dengan Hukum Pidana, Tesis Magister Ilmu Hukum Universitas Diponegoro.
Soekanto, Soerjono dan Sri Mamudji. 1995. Metode Penelitian Normatif. Jakarta: Rajawali Pers.
Atmasasmita, Romli. 2009. Masalah Pengaturan Terorisme Dan Perspektif Indonesia, Badan Pembinaan Hukum
Nasional Departemen Kehakiman dan HAM RI,2002. Jakarta.
Krisnawati, Dani 2006. Bunga Rampai Hukum Pidana Khusus, Pena Pundi Aksara: Jakarta.
Rammelink, J. 2014. Pengantar Hukum Pidana Material 1, Maharsa Publishing, Yogyakarta.
Jaya, Nyoman Sarikat Putra, Tindak Pidana Khusus.
Adi, Koesno 2014.Diversi Tindak Pidana Narkoika Anak. Malang: Setara Press.
M. Nasir Jamil, .2013. Anak Bukan Untuk Dihukum, (Catatan Pembahasan UU Sistem Peradilan Pidana Anak, (Jakarta: Sinar Grafika).

Jurnal
Pradipto, Randy. 2016. Kebijakan Hukum Pidana dalam Upaya Penanggulangan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme.Jurnal Rechtsvinding volume 5 nomor 1 April 2016.
Suryani,Tamat.2017. Terorisme dan Deradikalisasi: Pengantar Memahami Fundamentalisme Islam dan Strategi Pencegahan Aksi Terorisme. Jurnal Keamanan Nasional Vol. III No. 2 November
Ma’arif, Bambang Saiful.2016. Dari Ekstrim Kanak ke Terorisme, Mimbar Vol XXVI, No. 2 (Desember 2010).
Mubarak, Zulfi. 2012.Fenomena Terorisme di Indonesia, Kajian Aspek Teologi, Ideologi dan Gerakan, Jurnal Studi Masyarakat Islam SALAM, Volume 15 Nomor 2 Desember 2012 Pascasarjana UMM.
Sukendar.2012.Akar Terorisme dalam Islam,Teologia, Volume 23 Nomor 2 Juli-Desember 2012.
Widyaningrum, Anastasia Yuni,Noveina Silviyani Dugis. 2018. Terorisme Radikalisme dan Identitas KeIndonesiaan, Jurnal Studi Komunikasi Volume 2 Maret 2018.
Zufadli. 2017. Radikalisme Islam dan Motif Terorisme di Indonesia, Jurnal Akademia,Vol 22 No. 1 Januari – Juni 2017.
Pradityo, Randy. 2016.Kebijakan Hukum Pidana dalam Upaya Penanggulangan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme, Jurnal Rechtsvinding Volume 5 Nomor 1 April 2016.
Nurhayati, Aniek.2015. Dekonstruksi Feminitas dalam gerakan terorisme dunia Islam .Jurnal Review Politik Volume 05 No. 01 Juni 2015.
Wuryandari, Ganewati. 2014.Politik Luar Negeri Indonesia dalam Menghadapi Isu Terorisme Internasional.Jurnal Penelitian Politik Volume 11 No. 2 Desember 2014.
Junaid, Hamzah. 2013. Pergerakan Kelompok Terorisme dalam Perspektif Barat dan Islam.Jurnal Sulesana Volume 8 Nomor 2 Tahun 2013.
Adiosa ,Franz K, Uning Pratrimaratri, Yetisma Saini. tt. Perbandingan Hukum Tentang Tindak Pidana Terorisme di Negara Indonesia dan Malaysia.
Mukhtar, Sidratahta. 2016. Strategi Pemerintah Indonesia Menghadapi Terorisme dalam Era Demokratisasi, Jurnal Reformasi Vol. 6 No. 2 Tahun 2016.

Peraturan Perundang-Undangan
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945
UU RI No. 15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak
Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun
2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak

Internet
https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-44097913
https://tirto.id/kpai-pelibatan-anak-dalam-aksi-terorisme-adalah-modus-baru-cKtz diakses pada 25 Mei 2018 pukul 09:46
http://www.dw.com/id/pelibatan-keluarga-sebagai-pelaku-pengeboman-modus-baru-terorisme-di-indonesia/a-43772845diakses pada 25 Mei 2018 pukul 09:46
https://news.detik.com/kolom/d-4021159/penyebab-seseorang-menjadi-teroris-dan-pencegahannya diakses pada 25 Mei 2018 pukul 10:16
http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-41228071 diakses pada 25 Mei 2018
Published
2019-01-04
How to Cite
KAMALLUDIN, Iqbal. ANAK DAN TERORISME: SANKSI DAN PERLINDUNGAN HUKUM DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA. Al-Risalah, [S.l.], v. 18, n. 2, jan. 2019. ISSN 2540-9522. Available at: <http://e-journal.lp2m.uinjambi.ac.id/ojp/index.php/al-risalah/article/view/143>. Date accessed: 19 mar. 2019. doi: https://doi.org/10.30631/al-risalah.v18i2.143.
Section
Articles