Reformulasi Sistem Pemilukada Tidak Langsung Berbasis Pancasila dan Kearifan Lokal

  • Sayuti Sayuti Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia
  • Yudi Armansyah Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Indonesia

Abstract

Abstrak: Sejak dilaksanakan secara langsung, pemilukada telah membawa dampak, baik positif maupun negatif. Sisi positifnya adalah ia melibatkan rakyat secara langsung dalam menentukan pemimpinnya. Sementara sisi negatifnya, ia turut membawa problematika sosial-politik, seperti terjadinya pergeseran nilai-nilai kearifan lokal di daerah. Artikel ini melihat perlunya de-regulasi sistem pemilukada di Indonesia dengan menggunakan pendekatan pancasila dan kearifan lokal. Dengan melakukan telaah pustaka yang relevan, artikel ini berkesimpulan bahwa pemilukada secara langsung telah membawa persoalan-persoalan akut di tengah masyarakat seperti mahalnya biaya pemilukada, konflik kepentingan, meningkatnya KKN, politik uang serta kampanye hitam. Dengan demikian, diperlukan pengembangan demokrasi pancasila dengan menata regulasi undang-undang pemilukada serta membangun sistem kepemimpinan daerah berbasis kearifan lokal.


Kata kunci: pemilukada, demokrasi, pancasila, kearifan local


Abstract: Since being implemented directly, the local election of Indonesia has brought the positive and negative impact. The positive impact is that it involves the people directly in determining their leaders. While the negative impact, it has brought the social and political problems, such as shifting values of local wisdom in the area. This article looks at the need for deregulation of local election system of Indonesia based on Pancasila and local wisdom approaches. By studying the relevant literatures, this article argues that the local election of Indonesia directly has brought the social-political problems in the society, for instance, the high costs of the local election, conflicts of interest, increasing of corruption, collusion, and nepotism, money politics, and black campaigns. Thus, the development of Pancasila Democracy is needed by arranging the regulation of the local election as well as building the regional leadership systems based on local wisdom.


Keyword: local election, democracy, pancasila, local wisdom

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-12-13
How to Cite
SAYUTI, Sayuti; ARMANSYAH, Yudi. Reformulasi Sistem Pemilukada Tidak Langsung Berbasis Pancasila dan Kearifan Lokal. Kontekstualita, [S.l.], v. 33, n. 02, dec. 2018. ISSN 2548-1770. Available at: <http://e-journal.lp2m.uinjambi.ac.id/ojp/index.php/Kontekstualita/article/view/325>. Date accessed: 21 feb. 2020. doi: https://doi.org/10.30631/kontekstualita.v33i02.325.
Section
Articles